Memilih hosting WordPress yang tepat

WordPress kini merupakan platform CMS (Content Management System) yang paling banyak digunakan di dunia, sebesar 26% website di dunia menggunakan wordpress. Dengan pertumbuhan 50.000 situs yang menggunakan wordpress setiap hari maka dibutuhkan tempat hosting yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan website tersebut.

hosting_cl

Client JuraganWP

Dengan pengalaman beberapa website besar seperti gambar di atas, JuraganWP menangani hingga 15.000.000 trafik setiap bulan. Ini merupakan tantangan besar sebab setiap website memiliki keunikan trafik dan proses penanganan yang berbeda-beda, sangat unik ! Dan dari hasil dan kepercayaan yang diraih selama ini, JuraganWP memiliki beberapa saran dalam memilih tempat hosting berdasarkan kebutuhan website, dan tips berikut berlaku untuk semua hosting website / hosting wordpress di dalam maupun di luar negeri.

Berikut tips dari JuraganWP :

Kebutuhan Website hal yang utama

Sebelum memilih tempat hosting, ada baiknya kamu membuat list kebutuhan website apa saja yang paling diutamakan. Karena spesifikasi server yang mumpuni bukanlah hal yang utama, kita ingin memilih tempat hosting yang optimal dan murah bukan sekedar canggih tapi mubazir.

  1. Perhitungkan kebutuhan ruang penyimpanan untuk satu – dua tahun ke depan, untuk website dengan materi foto / gambar yang banyak pastikan ruang penyimpanan server mencukupi untuk menghindari kebutuhan biaya tambahan di tengah-tengah masa sewa hosting. Gambaran singkat umumnya kapasitas 3 GB cukup untuk memenuhi kebutuhan gambar dengan perkiraan 2-3 posting perhari untuk satu tahun.
  2. Ukur jumlah pageviews per hari, hal ini dibutuhkan untuk memperkirakan spesifikasi server / paket hosting yang akan kita ambil nantinya. Apabila server tidak dapat mengakomodir jumlah trafik pagevies per harinya maka kemungkinan besar website kamu akan lemot karena server terbebani jumlah trafik.
  3. Tentukan website kamu tergolong penyedia kontent statis / dinamis ? statis disini dalam artian website hanya menyuguhkan halaman yang sangat jarang sekali di update, contohnya : portofolio, company profile, info produk dll. Konten dinamis lebih ke aktifitas yang selalu berubah-ubah, contohnya : artikel yang sewaktu-waktu dapat berubah, toko online, forum dll. Website dengan konten statis secara otomatis membutuhkan spesifikasi server yang lebih rendah dari konten dinamis.

Fitur unlimited memiliki konsekwensi

Tempat hosting yang menawarkan fitur unlimited cenderung lebih menggoda dibandingkan hosting yang mengalokasikan ruang penyimpanan secara spesifik, tetapi kita tahu bahwa komponen hard disk memiliki keterbatasan, baik itu 100 GB, 500 GB, 1 TB, 50 TB dst. Setiap website yang di kelola dengan fitur unlimited pasti memiliki konsekwensi, lambat laut alokasi kebutuhan server akan menjadi berat dan terbatasi karena dengan penambahan file yang begitu besar maka dibutuhkan pula dukungan komponen hardware yang besar. Lambat laun website anda akan menjadi lambat dan lambat.. hal ini dikarenakan server yang digunakan telah melebihi kapasitas normalnya. Apalagi jumlah pelanggan suatu hosting lebih kecil dibanding sumber daya server yang dimiliki oleh hosting itu sendiri maka pasti akan ada penghematan berupa ‘limitasi’ hak pakai server itu sendiri.

Shared VS Dedicated Hosting

vps-hosting-compare-with-shared-and-dedicated-hosting

Image Credit : http://www.webhostingsecretrevealed.net

Unlimited atau bahasanya tidak terbatas, biasanya merupakan hosting yang tergolong ke dalam kategori shared  atau digunakan bersama. Alokasi sumber daya CPU, HardDisk, Bandwith, Koneksi Jaringan dan RAM digunakan secara bersamaan. Sehingga akan ada ‘limitasi’ dalam pengunaan sumber daya yang tersedia, saat website tumbuh secara cepat dan trafik meningkat dalam waktu singkat maka biasanya website akan menjadi kurang responsif hingga down dikarenakan ‘limitasi’ ini. Gunakan shared hosting hanya jika website kamu memiliki tingkat prioritas trafik rendah – sedang, harga hosting shared yang lebih murah akan menghemat pengeluaran server kamu lebih besar dibandingkan menggunakan dedicated hosting.

Satu tingkat di atas shared hosting adalah VPS (Virtual Private Server), ini juga merupakan tipe hosting shared tetapi lebih menekankan ke jaminan penggunaan alokasi sumber daya server yang lebih besar dan pasti dibandingkan shared hosting unlimited. Jenis hosting ini cocok untuk website yang memiliki trafik sedang – tinggi, karena kita bisa menggunakan kekuatan server seperti CPU dan RAM hingga 100% tanpa menganggu tetangga sebelah yang memiliki VPS di tempat yang sama.

Untuk website dengan trafik tinggi – tinggi sekali, yakni perkiraan JuraganWP berada di 300k – 1jt pageviews per hari maka disarankan menggunakan dedicated hosting karena dibutuhkan alokasi sumber daya yang terfokus pada satu website saja tanpa membagi sumber daya tersebut. Ini seperti kita memiliki server fisik tetapi bedanya yang mengurus pembelian, perakitan hingga penginstalan sistem operasi adalah tempat hosting yang dituju.

Website dengan toleransi up time  hingga 99.999% cenderung memilih Cloud hosting, dimana layanan penyedia cloud umumnya merupakan pemain besar dengan kualitas korporat seperti Google Cloud, Amazon AWS dan Microsoft Azure. Jumlah trafik, kapasitas harddisk merupakan opsi ke sekian dalam memilih cloud hosting, karena yang diutamakan adalah Reliability dari sebuah website. contoh : layanan perbankan, transaksi jual – beli dll. Opsi terbaik bagi kamu yang ingin menggunakan fitur korporat dengan harga yang bersahabat! Bagaimana dengan trafik ? di Cloud hosting trafik yang dapat dihandle hingga tidak terbatas. Jadi jangan khawatir server berat / lemot karena hal tersebut tidak ada dalam kamus Cloud hosting.

Trafik = Duit

Sebagian besar website dengan trafik 5 ribu ke atas sudah dapat memonetisasi websitenya, artinya website dengan trafik yang cukup sudah dapat menghasilkan penghasilan pasif. Nah biasanya besar kecilnya penghasilan suatu website berbanding lurus dengan jumlah trafik yang diterima website tersebut, semakin banyak trafik yang datang maka semakin banyak pula pundi-pundi rupiah yang didapat sebuah website (contoh: Google Adsense, WordAds, AdsOptimal dll).

monetize-social-network1

Image Credit : http://www.peepso.com

Pemilihan tempat hosting yang salah dapat berakibat kurang optimalnya penerimaan trafik sebuah website yang artinya juga mengurangi potensi pendapatan monetisasi sebuah website, JuraganWP sangat mengerti bahwa sebuah website harus dapat mengantisipasi kenaikan trafik berapapun besarnya. Oleh karena itu, fitur spesial yang hanya ada di JuraganWP adalah pengaturan alokasi hosting yang dapat diubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan / prakiraan trafik yang akan datang. Contohnya apabila kamu berlangganan paket Byte tetapi setiap hari Sabtu memiliki trafik hingga 20 ribu, maka pada hari Sabtu kamu dapat meminta kenaikan resource secara otomatis untuk mengakomodir trafik yang meningkat di malam minggu. Fitur ini dinamakan Anytime Upgrade. Biaya yang dikenakan lebih murah karena kamu hanya membayar sumber daya yang dipakai per hari.

Masih bingung dalam menentukan tempat hosting pilihan mu ? Kontak JuraganWP sekarang juga melalui 

2016-06-09T03:34:05+00:00